Senin, 06 Juli 2009

Indonesia zaman modern - money minded? (bag I)

Money Minded

Hmm...kata yang sangat simpel namun bermakna sangat dalam.

Apa sih yang dimaksud dengan 'money minded'?

secara harafiah dan garis besarnya, money minded lebih ke arah pemikiran seseorang yang sangat menggebu-gebu terutama menyangkut uang (money). saya tidak akan munafik disini, setiap orang pasti (bahkan orang miskin pun) acapkali memikirkan kesuksesan dalam waktu yang sangat singkat. entah dalam cara yang halal maupun tidak halal. diperlukan berbagai macam trik2 khusus demi mewujudkan kesuksesan itu. ada yang memakai keahliannya dalam berakting didepan sang customer demi menarik perhatian customer tersebut, ada pula yang rela berbohong bahkan menipu sang customer. oke, jadi apa kesimpulannya? sangat sulit untuk dijelaskan dengan kata2 yang baku.

oke, saya akan menjelaskan dengan bahasa yang lebih santai. menurut pemikiran saya sendiri, orang yang bisa saya cap dengan label 'money minded' adalah orang yang dalam bidang usahanya lebih mementingkan uang yang ia dapatkan dalam waktu yang relatif singkat namun berbanding terbalik dengan layanan yang ia berikan. entah sudah berapa ratus kali saya menghadapi berbagai macam orang yang menurut saya memang amat sangat 'money minded'. tetapi, yang menariknya adalah, rata2 mereka semua orang Indonesia alias Warga Negara Indonesia! duh, saya sama sekali tidak membela negara2 lain untuk urusan ini tetapi (maaf) saya harus angkat jempol untuk (maaf sekali lagi) Malaysia!

(bersambung)

Kamis, 02 Juli 2009

P dan M (bagian terakhir)

Setelah beberapa waktu yang lalu saya menurunkan tulisan mengenai saudari Manohara Odelia Pinot (maaf, saya tidak pernah simpati untuk kasus2 seperti ini, saya jujur kasihan dengan orang2 yang rupanya sangat prihatin dengan dia padahal lebih kasihan meratapi Tenaga Kerja Indonesia yang disiksa lebih hebat bahkan sampai meninggal) maka kali ini saya hanya ingin menulis sedikit mengenai Ibu Prita Mulyasari yang terkenal secara mendadak akibat kesalah-pahaman semata. untungnya, sebelum tulisan ini saya turunkan, Prita sudah dinyatakan bebas dari segala tuntutan apapun. meskipun begitu, saya salut karena Prita sekarang bisa menuntut balik pihak RS Omni International (atau Internasional?!? ah, saya gak mau ambil pusing!). sudah sepatutnya hukum di tanah Indonesia ini dijalankan. maju terus Prita, Tuhan selalu mendengar doa hambaNya yang setia!


NB: saya jujur mendukung Prita karena dia adalah warga sipil biasa yang tidak punya kekuatan apapun (memangnya Manohara?!?sampai Presiden-Wapres dibuat geger begitu???) yang cuma memperjuangkan HAKnya sebagai WNI demi kepastian hukum semata. mengenai keterlibatan suatu kader partai politik tertentu dengannya saya sih biasa2 saja. Toh, makin ikut campur urusan orang, tidak menjamin kita menjadi lebih baik. salut buat kinerja hukum belakangan ini karena berkat kasus Prita yang mencuat ke publik, banyak sekali kasus2 malpraktik di Rumah Sakit dengan embel2 internasional yang akhirnya terkuak dan sedang diproses dalam hukum!