Kamis, 02 Juli 2009

P dan M (bagian terakhir)

Setelah beberapa waktu yang lalu saya menurunkan tulisan mengenai saudari Manohara Odelia Pinot (maaf, saya tidak pernah simpati untuk kasus2 seperti ini, saya jujur kasihan dengan orang2 yang rupanya sangat prihatin dengan dia padahal lebih kasihan meratapi Tenaga Kerja Indonesia yang disiksa lebih hebat bahkan sampai meninggal) maka kali ini saya hanya ingin menulis sedikit mengenai Ibu Prita Mulyasari yang terkenal secara mendadak akibat kesalah-pahaman semata. untungnya, sebelum tulisan ini saya turunkan, Prita sudah dinyatakan bebas dari segala tuntutan apapun. meskipun begitu, saya salut karena Prita sekarang bisa menuntut balik pihak RS Omni International (atau Internasional?!? ah, saya gak mau ambil pusing!). sudah sepatutnya hukum di tanah Indonesia ini dijalankan. maju terus Prita, Tuhan selalu mendengar doa hambaNya yang setia!


NB: saya jujur mendukung Prita karena dia adalah warga sipil biasa yang tidak punya kekuatan apapun (memangnya Manohara?!?sampai Presiden-Wapres dibuat geger begitu???) yang cuma memperjuangkan HAKnya sebagai WNI demi kepastian hukum semata. mengenai keterlibatan suatu kader partai politik tertentu dengannya saya sih biasa2 saja. Toh, makin ikut campur urusan orang, tidak menjamin kita menjadi lebih baik. salut buat kinerja hukum belakangan ini karena berkat kasus Prita yang mencuat ke publik, banyak sekali kasus2 malpraktik di Rumah Sakit dengan embel2 internasional yang akhirnya terkuak dan sedang diproses dalam hukum!

Tidak ada komentar: